31 Jul 2010

Suasana Ramadhan Di Kampung

Dalam genggam telapak senja
Sesaat, sebelum malam tiba
Anak-anak kecil merengek manja
Menahan lapar serta dahaga

Berkumandang suara muazin menggema
Anak-anak kecil bersorak gembira
Serempak mereka berkata...
"Horeee..!! waktunya kita bukaaa..

Surya tenggelam dengan sempurna...
Corong-corong masjid bersuara...
Para muazin melatunkan adzan isya
Anak-anak kecil bersiap terawih bersama

Damai malam kian terasa...
Kala suara-suara tadharus menggema..
Mengikis dosa membangun takwa..
Anak-anak kecil saling berlomba..

Hatam Al-Qur'an secepat nya..
Itulah malam bulan puasa
Di tempat lahirku ke dunia
kampung halaman tercinta..

Kini...
Aku jauh dari mereka...
Ramadhan selayaknya hari biasa..
Tiada masjid ataupun mushola
Hanya Iman yang menggema..

Meraung tak lelah di dalam dada..
Ya Alloh, Azza wa Jalla...
Tak akan ada kata...
Tak akan ada suara..

Selain kalimat untaian do'a..
Dalam ramadhan yang mulia
Dan hari-hari sesudahnya..
Jadikan aku seorang yang bertakwa

Liya

1 Jul 2010

Dimanakah Tuhan

Bulan,bintang,langit senja,matahari pagi, adalah suatu benda alam yang indah milik Alloh, special di ciptakan untuk mahluk bernama manusia andai saja benda itu di jual belikan pasti hanya bisa di nikmati orang kaya, untunglah Maha Besar Alloh di tarohnya benda itu dari jangkauan manusia agar semua mahluk bisa menikmati dengan gratis!!. Subhanalloh

Kerena keindahan itulah tertanam lebih dari seribu mimpi, seribu imajinasi,inspirasi, juga berbagai lukisan alam pastinya kurang indah tanpa benda-benda tersebut, pun ribuan puisi dan banyak contoh lainya tentang manfaat alam untuk manusia. Allohu Akbar!!

Bahkan dari semua benda itu jugalah Ibrahim kecil menemukan Tuhan, di saat beliau hidup seorang diri (dalam jasad manusia) tidak ada tempat bertanya kecuali akal yg telah Alloh anugrahkan. Saat Ibrahim kecil melihat bintang, Ia begitu takjub hingga menyangka itulah Tuhan, kemudian Ia melihat bulan lebih besar dan terang Iapun menyangka bulan itulah Tuhan, sampailah pagi menjelang Ia melihat sinar matahari demikian terang lantas Ia pun berfikir pastilah matahari itu Tuhan, sampailah matahari hilang ditelan senja. Ia pun berfikir tak mungkin Tuhan menghilang. Ahirnya Ia menemukan jawaban Tuhanya adalah yang menciptakan kesemua benda tersebut bahkan yang telah menciptakan dirinya lahir ke dunia. Subhanalloh... Dan dari Nabi Ibrahimlah di mulainya Islam dg kalimah syahadat! ''tiada tuhan selain Alloh''.

Pada zaman sekarang benda alam seperti bulan dan bintang sering kali menjadi pertanyaan serius dari mulut si kecil (anak-anak) dan kita sebagai orang tua yang sudah lebih dulu di kasih otak alangkah baiknya kita perkenalkan alam dan seluruhnya isinya sebagai pemberian Alloh . Bila ada anak kecil bilang ''ingin ke bulan'' kita bisa jawab ''kalau adek mau kebulan adek harus rajin sholat 5 waktu, sunah tahajud, sunah puasa senen kamis, tidak boleh marah atau bertengkar,Intinya harus nurut sama Alloh biar Alloh sayang sama kita, jangankan kebulan kita bisa ketempat lebih indah dari bulan.Kemudian lanjutkan dengan memberi tau kisah para Nabi ceritakan dg semangat saat mukjizat datang sebagai kebesaran Alloh terhadap utusanya termasuk Al qur'an mukjizat Nabi Muhamad SAW yang masih ada sampai sekarang ini.

Semoga dengan begitu tertanamlah Nur Alloh ke dalam otak anak-anak ataupun otak kita orang dewasa yang kadang di lupakan oleh syetan. Ingatlah dari mana asal kita.. Siapakah kita.. Ternyata bukan apa2, semoga kita selalu diberi petunjuk jalan yang lurus dan benar. Amin...

4 Mar 2010

Dalam Pencarian

Lentera tengah beradu dengan pekatnya malam
Gelap bertanya pada lentera
"kenapa kau kesini''
''Bukan kemauanku''
"Teruss???''
''Manusia ini yang membawaku''
Seketika gelap malam bertanya pada manusia
"hai manusia tidakah kau tau hari telah gelap, kenapa kau bawa lentera ke sini''
"hai malam justru karna gelaplah aku bawa lentera agar mataku bisa melihat jalanan di sekitar menjadi terang''
''Lantas kalau sudah terang??''
''kalau terang aku tau jalan mana yang mesti aku tempuh untuk segera sampe ke tujuan, aku juga lebih hati2 sehingga aku bisa menghindar jika ada jalan menanjak atau berlubang''
''oh begitu''
Tiba2 terdengar lentera berteriak
''Tidaaaaakkkkk tidaaaaakkk''
''ada apa lentera kenapa teriak2''
Sambil megap2 lentera menjawab
''Angin itu menyerangku ia akan memadamkan aku''
Malam berkata pada manusia
''hai manusia cepatlah kau lindungi lentera dari amukan angin atau dia akan padam''
Manusia membentak lentera
''Dasar lemah masa kena angin sedikit saja sudah padam''
"Tapi inilah aku.. Namaku lentera bukan lampu kenapa kau pilih aku?? sedang aku sendiri tetap bersyukur walo padam kau masih bisa menyalakan,coba kalau lilin jika habis mana bisa di nyalakan lagi kecuali kau beli yang baru''
''Tapi aku tetap akan menentengmu seperti ini biar ada angin atau hujan lindungi dirimu sendiri aku gak mau tau''
''Dasar manusia bodoh'' tiba2 malam datang menegur manusia
''kau kira siapa yang lebih butuh kamu atau lentera' kenapa kau tidak mau berusaha melindungi lentera itu kalau dia padam siapa yang susah??''
Iya juga yah...Manusia merenung kalau lentera padam gimana aku bisa sampe ke tujuan''
''baiklah malam aku akan melindungi lenteraku malah kalau bisa akan aku tukarkan dengan lampu agar lebih mudah mencapai tujuanku''

Silahkan maknakan sendiri tulisan di atas

Buku Tamu

Total Tayangan Halaman